Selamat Datang di Blog Firstallium Kingdom

Selamat Datang di Blog Firstallium Kingdom

Breaking News
Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Monday, January 2, 2017

Laporan Pendahuluan Apa itu Mikrotik? Penjelasan dan Pengertian

Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan pada tahun 1995 untuk mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) nirkabel.

Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini. Mikrotik awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di dunia dan juga sangat populer di Indonesia. MikroTik sekarang menyediakan hardware dan software untuk konektivitas internet di sebagian besar negara di seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik adalah MikroTik RouterOS.

MikroTik RouterOS

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun.

Mikrotik RouterBoard

RouterBoard adalah router embedded produk dari mikrotik. Routerboard seperti sebuah pc mini yang terintegrasi karena dalam satu board tertanam prosesor, ram, rom, dan memori flash. Routerboard menggunakan os RouterOS yang berfungsi sebagai router jaringan, bandwidth management, proxy server, dhcp, dns server dan bisa juga berfungsi sebagai hotspot server.

Ada beberapa seri routerboard yang juga bisa berfungsi sebagai wifi. sebagai wifi access point, bridge, wds ataupun sebagai wifi client. seperti seri RB411, RB433, RB600. dan sebagian besar ISP wireless menggunakan routerboard untuk menjalankan fungsi wirelessnya baik sebagai ap ataupun client. Dengan routerboard Anda bisa menjalankan fungsi sebuah router tanpa tergantung pada PC lagi. karena semua fungsi pada router sudah ada dalam routerboard. Jika dibandingkan dengan pc yang diinstal routerOS, routerboard ukurannya lebih kecil, lebih kompak dan hemat listrik karena hanya menggunakan adaptor. untuk digunakan di jaringan wifi bisa dipasang diatas tower dan menggunakan PoE sebagai sumber arusnya.

Mikrotik pada standar perangkat keras berbasiskan Personal Computer (PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan fleksibilitas untuk berbagai jenis paket data dan penanganan proses rute atau lebih dikenal dengan istilah routing. Mikrotik yang dibuat sebagai router berbasiskan PC banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan hingga tingkat lanjut. Contoh aplikasi yang dapat diterapkan dengan adanya Mikrotik selain routing adalah aplikasi kapasitas akses (bandwidth) manajemen, firewall, wireless access point (WiFi), backhaul link, sistem hotspot, Virtual Private Netword (VPN) server dan masih banyak lainnya.

Sistem Level Lisensi Mikrotik 
Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika anda ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut:
  • Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
  • Level 1 (demo); pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
  • Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
  • Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.
  • Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
  • Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.

    Read more ...

    Tuesday, December 27, 2016

    Laporan Pendahuluan Cara Seting Routing Statik di Mikrotik

    Routing statik adalah membuat jalur routing secara manual. Seperti kita ketahui, mikrotik akan memberikan jalur routing secara otomatis jika kita menambahkan ip address di interface. Statik routing sangat diperlukan jika kita ingin menghubungkan perangkat network yang memiliki subnet yang berbeda, jadi memerlukan perangkat yang bisa melakukan proses routing. Berikut contoh kasus dimana terdapat 2 router, masing-masing router tersebut terhubung ke perangkat jaringan.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menghubungkan perangkat jaringan yang berada dibawah router yang berbeda, sehingga perangkat yang berada dibawah router yang memiliki subnet yang berbeda bisa saling berkomunikasi. Perhatikan Gambar dibawah , disini adalah tampilan awal dari aplikasi setting mikrotik,

    Pada dasarnya untuk menyeting sebuah router agar bisa digunakan yaitu menggunakan static dan dynamic routing, berikut adalah langkah-langkah setting static routing dengan menggunakan 2 router, bayangkan router yang digunakan adalah 2 Router Board 750.

    • Tambahkan IP Address di Interface masing-masing :
     Router A

      /ip address
      add address=192.168.1.1/24 interface=ether2 network=192.168.1.0
      add address=10.10.10.1/24 interface=ether3 network=10.10.10.0
     Router B

      /ip address
      add address=192.168.1.2/24 interface=ether2 network=192.168.1.0
      add address=192.168.20.1/24 interface=ether3 network=192.168.20.0
    • Agar client dibawah Router bisa saling terhubung/berkomunikasi, kita perlu menambahkan setingan routing disetiap Router.
     Router A

      /ip route
      add distance=1 dst-address=192.168.20.0/24 gateway=192.168.1.2
     Keterangan : No.1 adalah Network IP Router B, No.2 adalah IP Ether2 Router B yang langsung terhubung ke Ether2 Router A. Misal, kita menambahkan IP local di Router B ke Ether 4 : 172.168.1.1/24
     Jadi, walaupun IP local di setiap Interface Router B berbeda-beda, untuk gateway route ke Router B tetap sama 192.168.1.2 karena IP tersebut yang langsung terhubung ke Router A. 
      /ip route
      add distance=1 dst-address=172.168.1.0/24 gateway=192.168.1.2
      Ini bukti, Router A sudah bisa akses ke Network dibawah Router B :
     Jika rule no 1 di nonaktifkan, maka akses ke Router B akan terputus :
     Router B
      /ip route
      add distance=1 dst-address=10.10.10.0/24 gateway=192.168.1.1
      add distance=1 dst-address=192.168.0.0/24 gateway=192.168.1.1
     Untuk penjelasannya masih sama dengan Router A, karena masing-masing router harus di setting routing dan yang membedakan hanyalah gateway & dst-adderss :
     dst-address : 10.10.10.0/23 adalah Network local Router A dan gateway : 192.168.1.1 adalah IP Router A yang langsung terhubung ke Router B, istilahnya gateway adalah jembatan ketika kita mau masuk ke pintu lain.
     Ini bukti, Router B sudah bisa akses ke Network dibawah Router A :
     Jika rulenya di nonaktifkan, maka akses ke Router A akan terputus :

    Demikianlah Cara Seting Routing Statik di Mikrotik semoga bermanfaat, dan jika ada hal yang kurang faham silahkan tinggalkan komentarnya dikolom komentar tentunya ya.. Jangan lupa untuk dicoba langsung praktek, terimakasih salam.
    Read more ...

    Monday, December 12, 2016

    DOTA 2 Umumkan Patch 7.00, Bawa Perubahan Besar!


    Bagi gamer DOTA 2, tahun 2016 akan jadi tahun yang istimewa. Setelah hampir 10 tahun berkutat, sejak era DOTA pertama, dengan versi 6.xx, IceFrog akhirnya siap membawa game ini menuju ke level selanjutnya. Update patch dengan angka depan yang berbeda biasanya menjadi sinyal soal sebuah perubahan signifikan, sebuah batu loncatan untuk sebuah game DOTA yang mungkin tak bisa lagi kita kenali. Setelah patch sebelumnya yang terhitung sempurna dan nyaris seimbang, ini tentu akan jadi perubahan yang menarik dan menyeramkan untuk gamer DOTA 2 di saat yang sama. Dan lewat halaman resminya, DOTA 2 akhirnya mengumumkan patch 7.00!

    Ini bukan lagi sekedar sebuah patch yang mengubah fungsi item atau menyeimbangkan kembali status seorang hero, IceFrog “tak main-main” dengan patch dengan angka baru ini. Ini adalah patch yang akhirnya membawa hero “original” pertama DOTA 2 – Monkey King yang diperkenalkan dengan daftar skill unik di sini. Sementara untuk hero lawas, Valve juga memenuhi permintaan untuk model karakter yang lebih baru di tiga hero Slardar, Enigma, dan Viper. Sementara dari sisi visual, pergantian HUD yang terasa lebih modern dari sekedar layar pemilihan karakter hingga dalam permainan sendiri juga disuntikkan.



    Namun perubahan yang paling besar, selain kembali perubahan peta, hadirnya objek baru bernama Shrine atau Backpack,dan Runes yang ada, adalah hadirnaya sistem Talents. Benar sekali, seperti halnya Heroes of the Storm, setiap hero kini bisa memilih satu Talent dari dua alternatif setiap kali menyentuh level 10 / 15 / 20 / 25. Hero seperti Vengeful Spirit misalnya, bisa memilih untuk membuat Magic Missile-nya menembus anti-magic atau memperkuat 20% Vengeance Aura-nya di level 25. Benar sekali, ini berarti IceFrog menambahkan tak lebih dari 800 buah skill baru untuk karakter DOTA 2. Sebagai gantinya, tak ada lagi sistem kenaikan atribut seperti di versi masa lalu.Beberapa model karakter disempurnakan – Enigma, Slardar, dan Viper.Seperti Heroes of the Storm, tiap hero kini bisa memilih talent di level 10 / 15 / 20 / 25.

    Perubahan yang ditawarkan IceFrog di DOTA 2 7.00 hanya bisa berarti satu hal – bahwa gamer veteran yang sudah menghabiskan waktu ribuan jam sekalipun kini mulai harus belajar kembali soal ragam mekanik yang baru. Anda tentu harus memeriksa list panjangupdate tersebut via tautan berikut ini agar bisa beradaptasi secepat mungkin.

    Bagaimana dengan Anda sendiri – gamer DOTA 2? Apakah perubahan ini adalah sesuatu yang sempat Anda prediksi atau inginkan?
    Read more ...

    Tuesday, May 17, 2016

    Bos Blibli.com Buka Rahasia Sukses di E-Commerce

    Lima tahun lalu, Blibli.com hadir sebagai mal online pertama di Indonesia. Meski didukung penuh Grup Djarum, deru bisnis e-commerce mesti melewati banyak tantangan berat. Maklum, saat itu penggunaan internet masih minim.
    Kebiasaan konsumen yang harus melihat dulu barang yang ingin dibeli dan bertemu dengan sang penjual untuk menawar membuat bisnis online ini tak banyak dilirik. Kami buka di Juli 2011. Sampai Desember masih pelan perkembangannya. Setahun berikutnya hanya naik 11 kali. Dari 2012 hingga 2015, pertumbuhan sudah lebih dari 300 kali. Apa rahasianya?
    “Terobosannya, kami menawarkan free ongkir ke seluruh Indonesia. Untuk pengguna kartu kredit, kami memberi bunga 0% dan menggandeng dua bank, yaitu BCA dan Mandiri. Kini, kami menggandeng 15 bank,” ujar Kusumo Martanto, CEO PT Global Digital Niaga.
    Tak hanya sampai di situ, Blibli.com kini menawarkan cara pembayaran yang lengkap seperti transfer via bank, e-banking, hingga membayar dengan pulsa dengan bekerjasama dengan salah satu operator telepon. Teranyar, pelanggan mereka juga bisa membayar lewat gerai-gerai Indomaret.
    “Tahun lalu, kami bekerjasama dengan perusahaan logistik. Bicara soal cara pembayaran, bisa dibilang, kami paling lengkap. Lalu, kami juga meluncurkan loker box,” ujarnya.
    Kusumo Martanto, CEO PT Global Digital Niaga.
    Kusumo Martanto, CEO PT Global Digital Niaga.
    Menurut dia, pertumbuhan e-commerce juga akan lebih kencang bila ekosistemnya mendukung. Untuk itulah, Blibli.com menjalin kerjasama dengan banyak bank selain tentu saja menggandeng banyak mitra brand-brand ternama dan berikutnya para UKM.
    “Sekarang, total partner kami di penjualan ada 6.000 lebih merchant partner. Barang kami sekarang juga sudah 600 ribu lebih. Setiap pekannya bisa bertambah hingga 10 ribuan,” ujar Kusumo.
    Soal pengiriman barang, lanjut dia, anak usaha Grup Djarum itu sudah memiliki kerjasama dengan 18 perusahaan logistik yang bisa melayani pengiriman dari Sabang sampai Merauke. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan saat perusahaan baru berdiri yang hanya menggandeng 3 perusahaan logistik.
    “Jumlah karyawan saat launching baru 24 orang. Kini, jumlahnya, di luar teman-teman di warehouse dan pengiriman, sudah mencapai 500 orang,” katanya.
    Untuk meningkatkan pemberdayaan karyawan, Blibli.com rutin menggelar pelatihan di dalam maupun luar kantor, terutama saat ada seminar tentang e-commerce. Perseroan juga tak ragu mengirimkan tim khusus untuk belajar tentang e-commerce keluar negeri.
    “Di online, sistem harus dijaga. Jadi, perlu talent. Inilah fokus utama kami, mencari talent terbaik di e-commerce. Trainingnya serius tetapi juga santai. Kami mengakomodir hobi para karyawan seperti menyanyi, menari, dan olahraga seperti yoga, zumba, futsal,” katanya. (Reportase: Sri Niken Handayani)

    Sumber : http://swa.co.id/swa/business-strategy/bos-blibli-com-buka-rahasia-sukses-di-e-commerce
    Read more ...

    Tuesday, April 12, 2016

    Rahasia Alibaba di Balik Akuisisi Lazada

    \Rahasia Alibaba di Balik Akuisisi Lazada\

    Secara mengejutkan, Alibaba telah menggelontorkan dana sebanyak USD1 miliar untuk akuisisi Lazada Group. Akuisisi ini dilakukan di tengah memuncaknya popularitas perusahaan e-commerce pada berbagai negara di Asia Tenggara.
    Ternyata, terdapat beberapa fakta menarik di balik tujuan akuisisi ini. Melansir CNBC, ide untuk melakukan akuisisi melalui pembelian saham ini pada awalnya ditujukan untuk memperkenalkan Alibaba ke pasar di Asia Tenggara. Ide ini muncul setelah Alibaba menyadari besarnya potensi e-commerce di Asia Tenggara yang terus tumbuh pada setiap tahun.
    Mengapa Lazada?
    Menurut senior analis ekuitas Morningstar, Marie Sun, Alibaba saat ini tengah mencari driver yang dapat menunjang pertumbuhan bisnis di luar China dan negara-negara yang saat ini telah menjadi pasar Alibaba. Melihat kesuksesan Lazada dalam menggaet konsumen di Asia Tenggara, maka Alibaba pun memutuskan untuk melakukan akuisisi terhadap perusahaan yang telah hadir di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.
    Sun menambahkan, apabila dibandingkan dengan pasar e-commerceAlibaba di China dan Amerika Serikat, potensi pasar e-commerce di Asia Tenggara masih belum termanfaatkan secara optimal. Artinya, terdapat potensi untuk meraup keuntungan bisnis apabila kekuatan modal Lazada di Asia Tenggara ditambah dengan kekuatan bisnis dari Alibaba.
    “Jadi, jika mereka dapat mendominasi pasar ketika melakukan penetrasi melalui mobile internet di wilayah ini, Alibaba bisa mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang,” kata Sun seperti dilansir CNBN, Selasa (12/4/2016).
    Sekadar informasi, perkembangan akses internet melalui smartphone kini telah berdampak pada transformasi sektor perdagangan di negara-negara Asia Tenggara. Perdagangan offline pun kini telah mulai ditinggalkan dan sebagian besar masyarakat mulai beralih untuk menggunakan teknologi ketika berbelanja. Potensi inilah yang menjadi penyebab utama Lazada akhirnya diakuisisi oleh Alibaba.
    Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/04/12/320/1360995/rahasia-alibaba-di-balik-akuisisi-lazada
    Read more ...

    Sunday, January 3, 2016

    10 Trend Teknologi di 2016



    Mengawali 2016, Ericsson Consumer Lab, kembali merilis edisi kelima laporan tren tahunannya. Dan di tahun ini perusahaan asal Swedia tersebut menemukan beberapa tren konsumen menarik terkait teknologi yang diperkirakan akan jadi tren di beberapa tahun mendatang.

    Dari laporan tersebut juga diketahui bahwa beberapa tren yang memiliki kemungkinan besar menjadi pilihan konsumen di masa depan nyatanya sudah mulai dikembangkan saat ini.

    Beberapa di antaranya, seperti artifical intelligence (kecerdasan buatan) atau teknologi virtual reality yang memang sedang terus digalakkan beberapa perusahaan teknologi dalam kurun waktu setahun terakhir.

    "Beberapa tren yang ditampilkan memang sedikit terlihat begitu futuristik, namun dengan laporan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan teknologi. Dan, dalam konteks Indonesia dapat membantu pengembang untuk melihat tren konsumen global mendatang," ujar Hardyana Syintawati, Vice President Marketing and Communications, Ericsson Indonesia, saat acara laporan 10 tren konsumer 2016 dari Ericsson, Selasa (19/1/2016).

    Berikut 10 tren konsumen teknologi terhangat dari Ericsson Consumer Lab di 2016:

    1. The Lifestyle Network Effect

    Perkembangan teknologi di masa depan akan membawa tren yang lebih memudahkan penggunanya. Hasil studi ini juga menemukan bahwa 4 dari 5 orang saat ini merasa dapat memanfaatkan dari layanan online. Salah satunya yang sedang mulai berkembang saat ini adalah sharing economy (ekonomi berbagi).

    2. Streaming Natives

    Ericsson Consumer Lab menemukan bahwa generasi muda ke depannya merupakan pengguna aktif layanan streaming baik video dan musik.

    Hal ini didasarkan pada data yang diperoleh bahwa ada peningkatan pengakses YouTube dari 2011 sampai 2015 yang berasal dari usia 16 sampai 19 tahun. Dari yang sebelumnya 7 persen naik menjadi 20 persen.
    3. Artificial Intelligence Ends The Screen Age
    Perkembangan kecerdasan buatan yang semakin baik akan mengurangi penggunaan layar smartphone. Sebab, nantinya masing-masing perangkat dapat didukung oleh kecerdasan buatan yang membuatnya semakin pintar.

    Bahkan, nantinya perangkat-perangkat tersebut dimungkinkan untuk melakukan hal yang bisa dikerjakannya tanpa perintah manusia. Selain itu, tidak sedikit pula yang pengguna smartphone yang merasa bahwa nantinya dapat berbicara dengan peralatan rumah tangga.

    4. Virtual Gets Real
    Pengembangan teknologi virtual reality yang kian canggih jelas akan mendorong pengguna untuk merasakan pengalaman merasakan perangkat virtual reality.

    Dari hasil yang diperoleh Ericsson Consumer Lab, diketahui bahwa pengguna juga menginginkan teknologi virtual untuk digunakan sehari-hari, seperti menonton pertandingan olahraga dan melakukan panggilan video. Bahkan, dengan semakin canggihnya teknologi 3D printing, ada 44 persen responden yang ingin 'mencetak' makanannya sendiri.

    5. Sensing Homes

    Tak hanya perangkat atau alat-alat rumah tangga yang semakin pintar, banyak dari pengguna smartphone yang juga merasa bahwa teknologi semacam itu juga berlaku untuk rumah.

    Ada sekitar 55 persen pengguna smartphone yang percaya batu bata yang digunakan untuk membuat rumah dapat disematkan sensor. Nantinya, sensor itu dapat memonitor dan mendeteksi kondisi rumah, mulai dari jamur, kebocoran, dan masalah listrik.

    6. Smart Commuters

    Kehadiran layanan komuter pintar disebut menjadi salah kebutuhan konsumen terutama di kota-kota besar yang memang dikenal sering melakukan perjalanan.

    Dalam hal ini, pengguna ingin memakai waktunya secara lebih berarti dan tidak jadi objek pasif saat sedang transit. Ada 68 persen pengguna yang ingin menggunakan layanan komuter yang terpersonalisasi.

    Jadi, nantinya layanan tersebut dapat membaca pola perjalanan pengguna, dan segera menyesuaikan atau memberikan informasi jika ada hal yang mungkin menghambat perjalanan tersebut.
    7. Emergency Chat
    Dalam studi ini diketahui bahwa media atau jaringan sosial menjadi cara yang lebih digemari untuk melakukan panggilan darurat. Ada 6 dari 10 konsumen yang tertarik pada aplikasi yang menginformasikan informasi terpecaya tentang bencana alam.

    Bahkan, setengah responden percaya bahwa social networks akan menjadi metode yang mendukung keperluan darurat dalam 3 tahun ke depan.

    8. Internables

    Sensor internal disebut juga menjadi tren yang paling menarik perhatian konsumen dalam beberapa tahun mendatang. Tidak sedikit responden yang percaya bahwa sensor internal yang ditanam di tubuh manusia akan hadir paling tidak dalam 3 tahun ke depan. 
    Selain itu, ada 8 dari 10 responden yang mungkin akan menggunakan teknologi sensor ini untuk meningkatkan kemampuan kognitif seperti penglihatan, memori, dan pendengaran.

    9. Everything Gets Hacked

    Dengan kemajuan teknologi yang semakin terhubung, nyatanya juga disadari memiliki ancaman. Hal ini diketahui dari banyaknya responden yang sadar sadar bahwa hacking dan virus akan terus jadi masalah.

    Namun, di sisi lain, ada pula hal yang menarik perhatian. Sebab, ternyata 1 dari 5 orang lebih percaya pada organisasi yang sudah pernah diretas dan berhasil menyelesaikan masalahnya.

    10. Netizen Journalists
    Seiring berjalan teknologi mobile disebut juga jadi penunjang bagi konsumen untuk membagi informasi ke orang-orang sekitar. Bahkan, tidak sedikit responden yang lebih sering membagi informasi ke sekitarnya dan itu dipercaya dapat meningkatkan pengaruh mereka ke masyarakat.

    Selain itu, banyak responden yang percaya bahwa bersuara lewat online mempunyai dampak yang lebih besar ketimbang melaporkan ke polisi.

    Sebagai catatan, studi Ericsson Consumer Lab ini merupakan riset global yang meliputi pandangan dari beberapa konsumen di seluruh dunia.

    Studi ini sendiri mengambil 1,1 miliar orang yang tersebar di 24 negara, dan khususnya diwakili oleh 46 juta penggguna smartphone urban di 10 kota besar, seperti Tokyo, Shanghai, dan kota berkembang seperti Johanessburg, Mexico City, dan Sao Paulo.

    sumber: http://tekno.liputan6.com/read/2415794/10-tren-konsumen-teknologi-terhangat-di-2016
    Read more ...

    Friday, October 16, 2015

    Selalu ada Pilihan, Web Scale Computing

    dell-emc
    Ada pergeseran teknologi…seperti halnya berita akusisi terbesar  2015 di bidang teknologi informasi senilai 67 milyar dolar amrik..atau sekitar 900 trilyun rupiah – kurs 13rb-an) .
    Adalah EMC dan VMware di caplok oleh Dell. Dan hebatnya lagi Dell ini adalah private company. Jarang-jarang private company bisa membeli public company apalagi dgn nilai yang sebesar itu
    Dell.EMC.logo.storage
    Padahal prediksi Gartner, dua tahun dari sekarang atau di tahun 2017 nanti,   arsitektur “Web Scale Computing” akan di adopsi oleh  50 persen global enterprise.Untunglah Dell mendapatkan “bonus”, beli EMC dapat VMware dalam mega akusisi tsb. Kemungkinan nantinya teknologi VMware inilah yang di jadikan salah satu senjata pamungkas Dell  utk teknologi berbasis web scale computing.
    Apakah itu web scale computing ?   Definisi yang  dikutip blog Gartner
    Web-scale IT is simply defined as all the things happening at large cloud service firms, such as Google, Amazon, Netflix, Facebook and others, that enables them to achieve extreme levels of agility and scalability by applying new processes and architectures.
    Teknologi inilah yang dipakai oleh raksasa teknologi seperti Google, Facebook, Amazon, Azure dst.untuk  infrastruktur mereka. Di Google, Facebook, Amazon , datacenter di fokuskan pada kekuatan software sedangkan hardware-nya mereka lebih memilih “commodity  server / swicth” yang pasti lebih murah, open platform alias mereka bebas pakai merk apa saja (mungkin malah di merk-in sendiri  ^_^)
    Facebook Open Server & Switch
    yosemite-serverfacebook-openp-swicth
    Apakah artinya ? Di datacenter Google, Amazon hanya memakai “server / switch biasa” bukan buatan HP, IBM, Cisco, ataupun Dell. tetapi karena software mereka memang canggih, server yang biasa-biasa ini jadi luar biasa.
    Apa rahasianya ?  sistem container dan  virtualiasi ..dan SSD (Solid State Disk)
    Raksasa-raksasa IT tersebut dengan maksimal telah memanfaatkan apa yang disebut “Software Define Data Center” atau SDDC. Dengan teknologi SDDC , maka teknologi virtualisasi akan menjadi inti dari  seluruh infrasturktur IT baik server, storage maupun network devices.
    Ibarat puzzle, Google, Facebook, Amazon dkk  menyusun infrastuktur IT dari ribuan server yang hemat energi tetapi tetap memiliki performa yang maksimal. Berbanding terbalik dengan konsep yang rata-rata di pakai enterprise saat ini dimana rata-rata memilih menggunakan satu, dua, tiga high performance server dan storage high-end.
    Jaman berubah, sekarang era-nya virtualisasi, cloud computing. Scaling up dan scaling out harus di bikin se-simple mungkin. Kalo perlu nambah resource akan di buat semudah mengisi bensin. Butuh berapa liter ? Kalo butuh tambah resource cukup colokin server ke rack , nyalain dan ON. Resource server dan storage otomatis bertambah tanpa banyak oprek sana-sini. Sangat mudah dan cepat tentunya.
    Teknologi storage VSAN (Virtual SAN) secara perlahan menggantikan teknologi tradisional seperti SAN atau NAS yang mahal dan ribet di infrastrukturnya. Demikian halnya di sisi server maupun jaringan akan beralih ke virtual.
    Tetapi kembali lagi , tidak ada teknologi yang pasti cocok untuk semua. Bagi sebagian enterprise, bagaimanapun ada yang memilih teknologi tradisional dianggap lebih mudah dan efisien, sebagian yang lain beranggapan teknologi baru web scale computing lebih pastinya lebih mudah, murah, dan juga efisien.
    Read more ...

    Monday, September 28, 2015

    Apa sih Rahasia Dapur Google?

    Apa yang terlintas jika bicara Google ?
    Di cuplik dari Circa Google
    Cikal bakal raksasa Google di mulai dari sini
    google-1997
    google.standford.edu (1997)
    Mungkint tidak terlalu istimewa bagi generasi sekarang.
    Tapi bicara teknologi cluster di tahun 1997 bisa di katakan Google sudah melompat dari jamannya.
    google-1999
    Server google di tahun 1999
    Dari awal Google telah mendesign sendiri teknologi “dapur cluster”nya. Infrastruktur Google adalah customized. Agak sedikit kaget, jika biasanya bicara dapur IT alias infrastruktur  datacenter sekelas enterprise, maka akan terlintas server dan  storage yang mahal  dan juga  sophisticate network. Di Google, rumus classic tsb mungkin tidak 100% diterapkan.
    Google perusahaan level planet, alih alih memakai teknologi yang ter-wah, mereka justru membangun sistem-nya dari yang sederhana tetapi sangat berkelas.
    Customized server ala Google ..simply but powerfull
    GoogleServerLarge
    Hardware server Google, bukalah sesuatu yang WAH..or WOW..tetapi mereka lebih mengutamakan FUNGSI dan EFISIENSI.
    Setiap server Google  sudah dilengkapi dengan dua socket processor, dua hard drive, RAM, dan  “UPS mini” alias batery ,pasokan listriknya server memakai tegangan tunggal DC 12V sehingga lebih efisien.
    google-server-rear-view
    Google memakai unit server ini utk digunakan di setiap rack server-nya. Satu rack server  bisa menampung sekitar 40-an server..lah kok bisa sebanyak itu ? Server google hanya berukuran sekitar 1U-2U saja.. slim & compact. Kemudian rack server-server  tsb akan di kumpulin dan  di jadikan cluster
    google-cluster-architecture-4
    google-cluster-architecture-1
    Teknologi Cluster Google
    google-secret-server -2015-1
    Deretan rack server di datacenter Google
    Teknologi Google slalu berubah dan semakin maju. Doeloe, search engine mereka rutin melakuan indexing secara berkala, dan  proses-nya bisa sekitar 10hari !.
    Distributed system mereka di awal juga belum terlalu canggih. Sebagain user bisa merakasan “server cepat” dan sebagian merasa kan server lambat. Kini, Google memakai sistem infrastruktur untuk indexing-nya yang mereka sebut “Caffeine” . Meski web servernya di akses jutaan pemakai dari seluruh penjuru mata angin..tetap saja cepat.
    Secara geografis, datacenter Google kini tersebar hampir di smua benua. Latency di buat seminimal mungkin.
    Jika di awal tahun 2000 Google memiliki “hanya” tiga datacenter dan 4000 linux server.Ditahun 2007, Google sudah memiliki lebih dari 30 datacenter dan  1 juta server (estimasi Gartner). Tidak ada yang tahu pasti jumlah server Google sekarang. Dari sekitar total  44 juta server di seluruh dunia..diperkirakan 2%  adalah milik Google.
    Read more ...
    Designed By FirstalliumJr